ALLEGIANT (The Last Trilogy of Bloody Cruel Books) –S.P.O.I.L.E.R-

Warning: Saya tidak merekomendasikan tulisan ini apabila anda membenci Spoiler. Jangan mencoba men-scroll tulisan ini dan mengikuti lebih jauh apabila anda tidak menyukai tulisan ini. Saya mengingatkan sekali lagi untuk tidak malanjutkan karena saya khawatir anda akan  membabibuta dan membiarkan emosi anda membeludak karena saya tidak menyimpan peace serum untuk menyelamatkan anda kemudian. Baiklah saya selesai dengan peringatan ini.

Recommended Playlists : I Need You by M83. Holes In The Sky by M83 (feat HAIM).

Ini mungkin bakal panjang banget~ Hanya seuntai corat-coret yang tidak penting. Dan silet banget karena mengupas tuntas isi Allegiant.

“...Jika apa yang kami upayakan berhasil malam ini, besok Chicago akan aman. Biro akan selamanya berubah. Tris dan aku bisa membangun kehidupan baru di suatu tempat. Mungkin aku akan bisa menukar pisau dan senjata dengan perkakas yang lebih produktif, obeng, paku, dan sekop. Pagi ini, bisa jadi, aku adalah orang yang sangat beruntung. Mungkin saja...”—Tobias Eaton, Allegiant chapter 42.

Secuil kalimat diatas merupakan kalimat yang Tobias katakan sebelum insiden pencurian serum memori untuk menghapus separuh ingatan para biro karena biro mencoba menghapus ingatan orang-orang yang menjadi eksperimen mereka yang tak lain adalah para penduduk Chicago.
Mungkin bagi anda yang belum membaca akhir dari trilogi Divergent Series akan sedikit bingung tentang ulasan diatas. Baiklah kali ini saya akan membahas tentang Allegiant yang baru saja kemarin selesai saya baca. Namun sebelumnya hal ini sedikit mengganggu karena nampaknya menggunakan bahasa formal seperti pidato kepala negara terdengar semakin berat karena bahan yang bakal saya bahas juga lumayan agak berat apabila anda kurang menyukai novel bergenre fantasy and science fiction. Akhirnya kini saya akan benar-benar mengulas Allegiant.

*Cough*
Sebelumnya gua gapernah baca novel Divergent nih, gua cuma nonton filmnya aja yang terakhir kali sampai buat gua membabibuta download Insurgent yang bahkan masih HDCam sama nggak ada terjemahannya di subscene.com karena tau sendiri kan kalau gua mah payah di bahasa inggris, jadi terjemahan sangat berperan penting banget buat gua. Sempat frustasi gara-gara kudu download dua kali agar berhasil mindahin file Insurgent dari ganool.com ke netbook gua. Tapi akhirnya gua bisa lihat Four—yah meskipun gambarnya agak bureng.
Langsung aja nih, gua gatau kalau sewaktu Tris menyerahkan diri untuk membuka kotak yang disembunyikan Natalie Prior (emaknya Tris), ternyata Tris dibantu sama Marcus Eaton (babehnya Four) dan bukan karena dia nyerahin diri gitu aja terus jalan dengan santainya di markas Erudite. Bukan.
Gara-gara Tris meminta bantuan sama Marcus, hal itu menyebabkan Tris, Christina, dan Cara—dia pemberontak di Erudite, tapi faksinya Erudite—harus dipenjara sama Evelyn Johnson (emaknya Four) dan mereka kudu meneruskan ke sidang dengan disuntik truth serum (serum kejujurannya Candor). Saat Tris dipenjara, Four ada dipihak Evelyn dan berpura-pura kalau dia sama Tris udah putus karena Evelyn yang minta. Disini Four mencoba menjadi orang kepercayaan Evelyn padahal Four sendiri benci setengah mati sama emaknya itu.
Setelah Evelyn membunuh Jeanine Matthews, dia sekarang menjadi pemimpin teratas di Chicago. Dia menghapus semua sistem faksi yang dikembangkan dari zaman buyutnya itu karena dia kurang suka dengan sistem faksi yang udah dijelasin di Insurgent. Sebenarnya sama aja antara Evelyn dan Jeanine. Mereka menjadi otoriter gitu. Bahkan dibawah kepemimpinan Evelyn—yang jelas-jelas nggak diharapin sama semua orang—, tiap ada yang pakai baju yang mencerminkan faksi mereka, anak buah Evelyn nggak segan-segan buat habisin dia pakai sambel. #eh
Karena tingkah Evelyn yang nggak bener akhirnya munculah segerombol ikatan Allegiant, dimana misi mereka yaitu menumpas sistem factionless Evelyn menjadi sistem faksi lagi dan mengirim sebagian anggotanya keluar pagar serta melihat bagaimana sih keadaan diluar kota? Apakah benar-benar hancur? Ataukah benar-benar ada kehidupan lain seperti yang Edith Prior (orang yang ada di video dalam kotak yang diumpetin Natalie Prior) katakan?. Gara-gara pembentukan Allegiant, Evelyn jadi semakin memperketat pengawasan dengan membatasi jam malam dan mencari tau siapa aja sih anggota Allegiant itu.

Tanda tanya mulai terjawab, rahasia mulai terkuak dan penderitaan mulai terlihat.
“...Perhatianku tertuju pada dinding beton—yang ditutupi gambar-gambar aneh orang-orang dengan kulit yang begitu mulus sehingga nyaris tak mirip manusia, atau botol-botol warna-warni berisi sampo, kondisioner, vitamin, atau zat yang tak kukenal, serta kata-kata yang tidak kupahami seperti “vodka” dan “Coca-Cola” ataupun “minuman energi”...”—Tris, Allegiant, chapter 13.

Entah kenapa hal itu membuat gua ngakak dan lucu aja gitu, sampai sebegitu terasingkannya kah hingga mereka tidak mengetahui apa-apa?. Semua ini salah Jeanine dan biro!. Kutipan tersebut yang dikatakan Tris sewaktu dia dan teman-temannya dari Chicago sampai di kota diluar pagar perbatasan. Disini tenyata kehidupan benar-benar ada dan disinilah Tris, Christina, Uriah, Caleb, Peter dan Cara bisa nyobain gimana rasanya didalam pesawat. Ngomong-ngomong soal Caleb (abangnya Tris), sebenernya Caleb udah hampir dibunuh pas setelah sidang, tapi akhirnya Four bisa ‘menculik’ dia karena Tris yang minta.
FYI, di Allegiant banyak banget tokoh baru dan berperan penting yang nanti bakal gua kasih tau kalau ada yang nyinggung mereka.

Waktu kelompok Allegiant sampai di kota itu, Four sempet kaget karena dia melihat Amar (instrukturnya dulu yang kebetulan dia itu divergent terus Four kira Amar udah mati, tapi itu cuman manipulasi doang dan ternyata Amar malah disini)  terus ada adeknya Tori juga yang ternyata masih hidup kayak Amar, tapi Tori nggak tau karena dia kena tembak pas mereka hampir mendekati pagar perbatasan. Entah siapa yang melakukan hal itu, mungkin saja seseorang yang mengendarai elang dan menembak Tori dari atas. FYI, Tori itu yang tukang buat tatonya Tris sama Four.

Akhirnya dibawa tuh rombongan Allegiant ke sebuah biro yang ternyata selama ini biro memantau seluruh hal di Chicago melalui komputer pada ruang khusus. Jadi di Chicago itu dengan segala macam faksinya merupakan eksperimen dari biro. Biro menganggap Divergent itu orang yang memiliki gen murni dan kudu dilestarikan, terus mereka yang bukan Divergent dianggap memiliki gen rusak yang udah nggak bisa diperbaiki. Usut punya usut nih, ternyata Four itu bukan divergent. Dia jadi desperate gitu kayak jomblo-jomblo pas tau hari ini malem minggu. Malah gara-gara semua ini, Four jadi ngikut ke aliran sesat dan membuat Tris membenci dia. Saat-saat Four sama Tris berantem merupakan saat-saat nyesek menggerayangi. Mereka sama-sama egois sih, coba kalau dengerin saran mamah dedeh, pasti nggak begini kan jadinya. #eh

Banyak rahasia yang terbongkar seperti rahasia bahwa Natalie Prior dulu bukan orang asli Dauntless terus jadi Abnegation setelah nikah sama Andrew Prior. Bukan. Jadi dulu Natalie berasal dari Milwaukee—kota bersarangnya biro. Dulu emaknya Natalie membunuh bapaknya terus emaknya melarikan diri, entah kenapa Natalie ada di daerah pinggiran dan dia hampir aja dibunuh gara-gara dia nolongin bocah yang mau dibunuh. Saat itu usia Natalie 16 tahun.
Natalie nggak jadi dibunuh karena orang biro nyelamatin dia dan membawa dia ke kompleks biro buat kerja disana karena Natalie punya gen yang bersih. Tapi Natalie memutuskan untuk mengabdi di Chicago karena waktu itu keadaan kacau banget dan divergent hampir aja dihabisi sama pemimpin Erudite sebelum Jeanine. Hal itu tentu membuat biro seneng karena Natalie dengan suka rela menawarkan diri. Terus Natalie ditempatin di Dauntless dengan rekayasa usia menjadi 15 tahun dan beberapa orang Dauntless yang disuntik serum memori agar mereka tidak curiga dengan kehadiran Natalie. Fokus Natalie saat itu adalah masuk ke Erudite dan mencegah perbuatan pemimpin Erudite. Tapi ditengah jalan, tiba-tiba Natalie jatuh cinta sama Andrew Prior yang akhirnya menjadi keputusan dia untuk berada di Abnegation bareng Andrew. Awalnya Andrew orang Erudite dan berteman sama Jeanine, tapi Andrew melihat kekejaman Jeanine dari saat Jeanine kecil dan akhirnya Andrew memutuskan untuk memilih Abnegation dihari pemilihan dengan membuat kesepakatan dengan Natalie. Di Chicago, Natalie mengirimkan segala informasi ke pimpinan biro—David—, yang ternyata David malah jatuh cinta sama Natalie dan setelah mengetahui segalanya tentang Natalie, David mencoba untuk move on memutuskan untuk berhenti menerima informasi dari Natalie.

Makin bingung? Sama.

Allegiant membuat tebakan cerita yang gua kira sebelumnya menjadi meleset jauh, yang bener cuman fakta Tris mati karena temen-temen fans Divergent banyak yang bilang. Dan itu memang bener karena Tris merelakan dirinya untuk mencuri serum memori yang bakal dia sebar ke orang-orang biro. Padahal sebelumnya Tris membiarkan Caleb buat nyuri itu serum karena satu-satunya jalan yang harus mereka ambil adalah dengan meledakkan pintu dimana disitu ada serum kematian yang bisa kapan aja ngebunuh mereka. Tris memang nggak mati karena serum kematian, dia mati karena tembakan David. Dasar!.

Seperti yang udah dijelasin diatas, Team Tris menyusun rencana untuk menghentikan rencana biro yang bakal ngehapus sebagian ingatan warga Chicago karena mereka bakal saling serang. Antara Allegiant dan Evelyn yang bakal menyebarkan serum kematian kalau Allegiant bener-bener melawan Evelyn. Tentu biro nggak bakal ngebiarin eksperimen mereka  hancur dong, lantas mereka melakukan hal itu. FYI, waktu menyusun rencana, Tris sama Four lagi berantem loh, dan itu nyesek banget asli.

Kehidupan setelah Tris tiada.
Otomatis ini part ternyesek disegala Divergent Series karena tante Veronica kejam banget ngebunuh Tris secara sengaja. Tris dan Uriah merupakan korban dari kekejaman Veronica. Padahal desas-desusnya, Christina udah mulai move on dari Will karena Uriah. FYI, di Allegiant, banyak yang mention Four dengan nama aslinya, Tobias. Si Tobias ini sempat mau menelan serum memori untuk mengubur kenangan pahit karena ditinggalkan Tris lho tapi perbuatannya dicegah Christina. Karena kata Christina “Sosokmu yang baru saat kau bersamanya pantas dipertahankan. Jika kau menelan serum itu, kau tak akan bisa kembali menjadi orang itu. Orang yang pernah bersama Tris.” Duh quote Christina udah kayak om Mario Teguh.
Sebelumnya Peter menelan serum memori karena dia ingin menjadi orang yang baik. Dan setelah eksperimen selesai, Johanna (pimpinan Amity sekaligus Allegiant) kini menjadi anggota dewan di pemerintahan Chicago dengan Tobias sebagai asistennya. Sementara Evelyn memilih untuk menjadi emaknya Tobias. Emak yang selalu sayang anaknya. Amar dan Zeke (abang Uriah) menjadi polisi, George Wu (adeknya Tori) menjadi pelatih satuan polisi. Christina bekerja di sebuah kantor yang merelokasi penduduk daerah pinggiran yang ingin pindah ke kota, jadi kehidupan menjadi terasa bebas dan nyaman. Cara dan Caleb bekerja di laborarorium di kompleks biro bidang pertanian.
Semuanya nampak sangat sempurna tapi semua tau bahwa Tobias masih merasakan kesakitan yang mendalam. Dia menebarkan abu jenazah Tris ketika ia meluncur pada tali dari gedung Hancock—yang baru gua tahu kalau gedung itu indah sekali pada waktu malam hari di film Jupiter Ascending. Dan tak kubayangkan apabila aku dan Tobias disana, hanya berdua. Mungkin dia akan mendorong aku dari puncak gedung Hancock dan jatuh berkeping-keping. Sakit bang. :(

“Sejak kecil, aku selalu tahu hal ini: Hidup mencederai kita, dan setiap orang. Kita tak bisa mengelak. Namun sekarang, aku juga mengetahui ini: Kita bisa disembuhkan. Kita saling menyembuhkan” –Tobias Eaton, Epilog.
Diberdayakan oleh Blogger.